Ikuti Shalat Idul Adha 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Padati Halaman Graha Ahmad Dahlan Kampus Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI)
Pringsewu- Rabu, 28 Juni 2023. Sejak pukul 06.00 pagi WIB, jamaah dari berbagai penjuru tempat sudah mulai berdatangan secara tertib memasuki kampus UMPRI untuk menjalankan ibadah Shalat Idul Adha. Semua sudut area parkir disekitar kampus penuh dengan bebagai kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Semua sudah dipersipakan oleh panitia untuk mengatasi keramain kehadiran jamaah.
Pelaksanaan rangkaian ibadah Shalar Idul Adha berjalan dengan baik aman, lancar dan tertib. Hal ini disebabkan karena persiapan panitia san bantuan keamanan dari kepolisian serta pihak security kampus.
Hadir juga Rektor UMPRI Drs. Wanawir, M.M., M.Pd. Wakil Rektor III Fatoni, SE., MM. Sejumlah pejabat fakultas, prodi, kepala Lembaga, staf, dosen dan karyawan UMPRI.
Hadir juga ketua Badan Pembina Harian (BPH) Drs. Musarwan, M.Pd., Sekertaris BPH. Drs. Subagio, Anggota BPH Drs. Sutrisno, dan Baskoro, SE. Serta beberapa pimpinan Muhammadiyah dari tingkat Ranting sampai Daerah.
Dalam kesempatan ini, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr. Khalid Hidayatullah, M.H.I Ketua Prodi Hukum Ekonomi Islam. Dalam khutbahnya, Dr. Khalid Hidayatullah, M.H.I. Menyampaikan hakekat dari berkurban itu adalah bentuk dari Pengabdian, Penyerah, Keprasahan, Ketaatan kepada Allah SWT. Dan juga kurban adalah bentuk cinta dan sayangnya hamba terhadap TuhanNya.
Kurban berupan sapi, domba atau kambing memiliki makna mendalam dan nilai spiritual yang kuat bagi umat Islam. Kurban merupakan pemungkasan dari jabatan, pangkat dan ego sosil yang itu semua bernilai Implemtasi sejarah dan apresiasi ketaantan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada Allah. Lebih lanjut Dr. Khalid menjelaskan bahwa daging kurban yang di bagikan adalah wujud Kepedulian sosial terhadap sesama manusia.
Dr. Khalid Hidayatullah M.H.I. pun menjelaskan tentang nilai dari ibadah haji yang sedang dijalankam oleh saudara muslim di Mekkah dan Madinah. Pakain Ikhram diartikan sebagai Kesucian dan kesetaraan. Ibadah Sai adalah wujud usaha keras Siti Hajar berlari dark Sofa ke Marwah. Lembar Jumrah adalah Simbol perjuang Nabi Ibrahim dan Siti Hajar melawan godaan syetaan. Wukuf di Arofah adalah nilai penyatuan kembali umat Islam. Dan Penyebelihan kurban adalah wujud Pengorbanan, Solidaritas sosial, Kesabaran dan Keikhlasan.
Tidak ada komentar: